WAHAI MISTERI…
semakin dalam tabirmu terkuakkan
kian pekat kemustahilanmu
WAHAI KEINDAHAN…
Bertambah kecerlanganmu dalam dakian
Semakin silau aku n’tuk meliahat
WAHAI JIWA…
Kian semerbak dikau pada endusan
Makin sembunyi engkau dalam dekat
WAHAI DIRIKU…
Semakin erat pelukan pada tabiat keinsanan
Sungguh nikmat derita yg didapat
WAHAI CINTA…
Sangat tersaji diri pada jamuan
Teramat kecil dikau ditemukan pada bilangan
RASA SUDAH BUKAN RASA RASANYA
AKAL KIAN TIDAK AKAL AKALAN
HATI SEMAKIN TIADA HATI HATI
Sibak segala yg buramkan
tepis semua tentang mereka sisakan hanya Kita
senandungkan nada nada sorga beratas namaNya
disajikan kita, disatukan jiwa pada kemanunggalanNya
Inikah… sesungguhnya nikmat ???
BUKAN !!!
